Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label life

PR untuk Mereka yang Masih Hidup (ketika saya meninggal nanti)

Segala yang bernyawa akan mati pada waktunya. (QS Ali Imron: 185).   Sudah hampir setahun kita hidup dengan COVID-19. None predicts it's gonna be this bad, like real bad. Tidak perlu menuding siapa yang salah atau siapa yang paling bertanggung jawab atas musibah yang tidak berkesudahan ini. Kasihan mental kita yang sudah babak belur jadi makin depresif nantinya.   Beberapa bulan terakhir, keadaan di Indonesia menjadi semakin parah. Tidak terhitung kerabat yang positif COVID-19 dan akhirnya meninggal. Belum lagi pemberitaan yang menerangkan kesulitan dalam mendapatkan perawatan di RS. Pada suatu titik, saya sampai di keadaan yang sudah tidak kaget lagi ketika ada rekan-rekan yang positif COVID-19. Meskipun tetap kalut dan sedih, tapi reaksi lebih ke "oh?". Itu bukan berarti saya cuek ato tidak peduli, hanya saja lelah.   Saya membuat postingan ini sebagai bahan refleksi dan persiapan jika nanti ternyata saya juga mendapat giliran untuk dipanggil Allah SWT. Saya tidak tahu ...

Andre Harihandoyo and Sonic People : Live in Jakarta (Review)

source : https://www.garow.me/tags/ahspmusic   Before, I write about this gig, I think it's plausible for me to explain why and how I love this band. In early 2010, I happened to watch their performance at Langit Musik or somewhere else. It was joint performances. Actually, I wanted to see Adhitya Sofyan's gig but AHSP's ca ught my attention at that time. So, I looked them up and found one or two of their songs (Justify and The Break Up). I was totally captivated about how that songs were delivered. The lyrics was simple like telling stories, but it was arranged so beautifully. There was not any official music streaming service at that time, so I found it hard to seek their album. I had to order or bought them at the special record stores. So, it was a good time watching their performance live. Yeah, the perks of being an indie. . Well, I was really excited when I know they released new album and would hold a live c...

Absurdity as Its Finest

Source : Islamic Thinking (dipost di path saya juga) Akhir-akhir ini saya sedang mellow. You know, when everything seems pretty hard yet you don't have anyone to rely on. *dari kalimatnya aja dah melow2 gini*. Pernah sih pada suatu ketika saya mikir berat juga ya. Meanwhile saya bukanlah tipe yang curhat mengenai masalah-masalah. I will tell the world in most cryptic way yet i need to be understood. So stupid right? *Giiiiiiiirrlll*. Ketika saya mikir kok gini amat ya saya. Trus saya mikir lagi, that is just the way i am, i just need to compromise a little. Gitu aja terus sampe Messi pindah ke Madrid (amit-amit, ketok meja kayu 3x). Tulisan ini saya bikin untuk pengingat saya di masa depan. It’s okay to feel pathetic so this moment needs to be archived for future purpose. Yep, this is one of those moments. When you feel like you are on the lowest point (yet?). Still, no need to be worry. You can't go any lower, right? I perfectly aware that someday in the future i...

Going to Extra Miles

There are too many things that i want to reach. You know, when your mind still in idealistic mode, you keep thinking something big like world peace, making world for a better living etc.. Hahahahaa.. No, i'm just kidding. But, as i remember, when i was in elementary school, I really wanted to become Minister of Social, simply because i felt really pity when i see a lot of homeless people. I mean for us, as human being, we want to reach personal achievement, something that we can hold onto, something great and something can used to boost self esteem perhaps. (FYI : It's on the 2nd top of Maslow hierarchy of needs) But as time goes by we become more realistic. We do a lot of compromise about everything in life to ourself. Here, i don't wanna talk about passion per se. I've read too many post about passion written by my friends and I definitely agree with most of them regarding same conditions with me. In short, I'm really envious with all of you wh...

Quick Updates (again)

This post is so-called lazy-posting. Yepp. There are two reasons why. There are lot more things i have to post but i dunno how to manage those story-line (Yes Pensieve, i need youuu) There is nothing special to post. I go with first option. Too many branches in my mind. Long story short, here they are: I had veeeeery good holiday. Wonderful little escape as ever. Hhhahaa. But, as the consequences, I also had little broken-heart when holiday was over. *super sob sob*. More heart-breaking when i saw my balances in my bank account. *straight face* I had watched The Avengers!!! It was very cooooooool!!!! But, unfortunately i didn't get best spot to watch it. still trapped in long line to grab the tickets. So there were just left over seats. *hiks*  Really damned box-office movie indeed!!  Checking all to-eat-list!! Burger Blenger Bintaro sektor 1, Ramen Sanpachi, Rotiboy. *dance dance*. Living without any gadgets for two days-one night straight! It was so okay. You mu...

Smartphone or Smart People?

Sekarang kamu pegang smartphone apa? Blackberry? iPhone? Android phone? Sejauh pengamatan saya, hampir semua temen2 seangkatan pasti dah pegang smartphone masing2. Selain karena kami dah mampu beli (pake uang sendiri,Alhamdulillaaaaah..), juga karena ngebantu banget buat urusan komunikasi. "eh katanya si anu mau nikah sama si itu ya?" "hah masaaa??" "iya,barusan status bbm (ato chatgrup BBM ato tweet ato grupchat YM ato invitation event FB dsb)-nya gitu" Puncak heboh2nya punya smartphone itu ya pas uang rapelan turun. Lucu deh kalo nginget2. Kelompok magang saya mendadak jadi sering main ke Roxy pulang kantor. Voilaaaa. Besoknya tuiter clientnya dah pada ganti aja gitu.. Hahahaha.. Malahan di kelompok magang saya dulu yang berjumlah 17 orang sempet ada persaingan antar gadget : Blackberry vs Android. Konyol dan gak penting emang. Tapi seru. Saya gak beli langsung pas uang rapel turun. Selain karena belum butuh, juga karena mainstream banget ya lan...

Semacam Janji

Akhir2 ini teman2 saya sedang terobsesi banget dengan yang namanya jalan2. Jadi setiap ada long weekend atau kesempatan2 dari cuti, sebagian besar pasti memanfaatkannya untuk jalan2. Kenapa gak mudik? Itu udah, di awal2 penempatan pas lagi sering homesick. Mungkin karena faktor dimana kita udah pegang uang sendiri dan alhamdulillah bisa menyisihkannya sekedar buat jalan2. Jalan2 kemana aja? Bali, Lombok, Singapore, Thailand, Malaysia, Bangka Belitung dll Seru ya? Kamu udah kemana aja, Ki? Belum kemana2. Mentok2 ke Bandung, P.Seribu, Anyer, itupun jaman kuliah pas acara kelas atau ada keperluan. Awalnya sih, saya udah nyiapin list where-i-wanna-go gitu. Plus planning budget juga. Listnya gak jauh2 kayak list di atas. Saya masih inget heboh2nya pas ngobrolin destinasi jalan2 bersama teman2 saya. Mulai menjamurnya situs2, blog2, maupun buku2 traveling mungkin semacam jadi pendorong juga ya. Sampai akhirnya saya agak sedikit tertampar. Inget gk sama tulisan  INSECURE  s...

Day Off 1

Set of Place : Office, Boarding house, Minangkabau Airport, Soetta Airport, Momon place Set of Time : Friday, 16th of March ============================================================================== If you check your calendar maybe you've noticed that there's so much red in this year. Furthermore, those red marks remain in  Friday or Monday. One word. Epic. Sooo, like another routine worker, i did underline some and arranged when i would take my days off (what called "cuti" in Eng bdw?). First thing first, I told my co-workers ( or colleagues? oh whatever... ) about my off. Everything's okay so far. There's someone that would cover my works when i was out. And then, checking whether there were another one that took days out like me at the same time (you know, there is a rule that max.2 persons each office that can apply days-off) . None! Oh yeaahh... How about my boss?? Ohh, there was nothing to worry about. As long as, my works were done before ...

Insecure

Tau gak sih apa yang jadi ketakutan saya akhir2 ini? Menjadi tua Menua kan sudah jelas ya jadi kodrat setiap orang. Namun tiba2 saya kepikiran gini, bagaimana ketika saya tua nanti (kalo umur saya nyampe tua) fisik saya lemah, banyak merepotkan orang lain, gak bisa makan ini itu, gak bisa pergi kemana2, mau baca susah,  dan segala macam keterbatasan lain ketika kita menginjak usia lanjut. Demotivasi Menurut pengamatan saya, bertambahnya umur berbanding lurus dengan meningkatnya kemalasan seseorang mempelajari hal baru. Sedikit banyak, lingkungan membuat saya berpikir hal2 ini. Bagaimana jika nanti saya kehilangan minat untuk melanjutkan sekolah, bagaimana jika nanti saya skeptis terhadap perkembangan dunia luar (akumulasi dr berita negatif lama kelamaan berimbas negatif juga ke saya), bagaimana jika nanti saya malas mengikuti perkembangan teknologi (makin lama makin gaptek) dan yang paling buruk adalah bagaimana jika saya sudah malas mengikuti rasa ingin tahu saya dan malas m...

Know Yourself Better!

Do you think you know yourself? Inside out? Don't be so sure.. *smirk For a moment I think I have known myself but it keep surprising me nowadays. I merely thought it is the real me?? I'm kolerist-sanguinist  which more dominant in kolerist. And i'm proud being that. Hahaha Please note, don't ever make kolerist one being mad. You will have no idea what you should do to make it up. They might act cool as if nothing happen but deep down inside you know there is something wrong about it and you don't know how to bring up the case without any burden. HAH! or if you still keep insisting by asking,"What's wrong with you? Are you mad? You never acted strange like this before!" esp in high tone, just wait, in no time kolerist will lose their temper in most sarcasm way. They will also explain your blunder step by step technically, logically and cynically.. But they will always forgive you. So, what're you gonna do? :D

What Do You Think?

Feminism is a collection of  movements  aimed at defining, establishing, and defending  equal  political, economic, and social rights for women. -- wikipedia Kalo dilihat dari pengertian di atas, paham feminisme berkembang karena dulunya kedudukan kaum perempuan sangat tidak dihormati. Renaissance di Prancis tidak hanya membuka paham baru mengenai filsafat dan paham pemerintahan demokratis namun juga membuka pandangan baru mengenai social rights bagi kaum perempuan. Kemudian,di Indonesia dikenal dengan munculnya pergerakan wanita dimulai dari Era Kartini disusul dengan Dewi Sartika. Thanks to them, saya bisa bebas bersekolah setinggi yang saya mampu. Saya masih ingat, ada seorang teman yang menganggap saya termasuk sebagai feminist. Melongo dan kaget. Kok bisa?? Mikir lagi, emang saya udah ngelakuin apa aja?? --thinkhard Sejujurnya saya agak miris loh, ketika banyak perempuan cerdas yang lupa kewajiban mereka sesungguhnya. Mereka yang memandang enteng profe...

Long Live Bukittinggi

Hari ini Bukittinggi ultah. Yeay.. Udah errr kurang lebih tujuh bulan ya saya tinggal di sini. So far, saya bersyukuuuur sekali bisa penempatan di sini. Saya masih inget shock2nya buka amplop coklat yang tertulis kota ini sebagai penempatan saya. Sumatera??? Jauh banget dari rumah. *ini masih belum ngeliat penempatan temen2 lain, hhahaha* Padahal, sebenernya gak jauh2 juga sih. Malahan lebih cepet kalo kita ambil 2x naik pesawat ketimbang semalaman naik kereta pas di Jakarta. *yaiyalaaaah* *ngelirik miris dompet* Nah, facts about Bukittinggi as my-7-months-life here are : Bukittinggi kota religius. Banyak masjid dan masjidnya pun selalu diramaikan dengan pengajian2 rutin. Di spot2 kota yang banyak dikunjungi pasti ada masjid yang lumayan besar buat shalat atau sekadar berteduh. Setiap memasuki waktu shalat Jumat, semua aktivitas berhenti, toko2 ataupun tempat makan ditutup hingga shalat Jumat selesai. :D Bukittinggi kota fashion. Teenagers used to dress up even if they just buy n...

Impulsif!

Mungkin impulsif sudah jadi nama tengah saya. Dulu saya mesti mikir mateng2 dulu kalo mau ngapain ato kemana. Bahkan di setiap tes kepribadian online saya tergolong orang yang terencana. (hari genee masih ikutan tes kepribadian? --uhuuuk) . Eh tapi ada loh tes kepribadian yang emang oke. Contohnya ini nih.. klik di sini Hahahaa Mungkin sedemikian hebatnya ya lingkungan dan kebiasaan turut mempengaruhi pola hidup dan mindset saya. SEjauh ini,yng saya perhatikan,memang belum mengacu ke keputusan2 yang signifikan sih. Baru pada hal2 kecil sehari2 aja. Padahal dulu cuma sekedar makan apa dan dimana aja dipikirin.. hahahaa Misal : Saya udah capek2 masak segala macem tau2 diajakin makan di luar. Nolak? Itu temen2 saya bisa mutung2 gak jelas. (saya tipe yang susah ngomong "tidak"). Jadi kalo mau masak saya nanyain dulu ke temen2-saya-yang-berpotensi-ngajak pada mau main keluar apa gak. Endingnya malah temen2 saya itu nagihin masakan saya. *sigh Nah bisa disimpulin kan kal...

Analogi

Bukan bermaksud bragging about kerjaan ya.. Cuma tiba2 kepikiran, Semua aplikasi pasti kan ada manualnya, mulai dari proses instalasi sampe troubleshooting standar yang mungkin muncul. Ada penjelasan mengenai menu2 yang ada, konfigurasi aplikasi dan special requirements seperti tipe komputer apa yang kompatibel terhadap aplikasi tertentu. Larangan juga ada, misal aplikasi ini gak boleh digabung dengan aplikasi tertentu. Bisa crash. Tapi, Masalah baru muncul ketika ada sesuatu yang berjalan tidak sesuai dengan penjelasan di manual. Gimana nyeleseinnya?? Di panduan kan gak ada. Lagian juga, pas aplikasi di pc lg berantakan masa kita masih bolak balik buku panduan..Nah,dari situ butuh dua sisi otak. Otak kanan dan otak kiri. Kreatif mesti jalan, teknis juga tetep nyambung. Dan sedikit nekat2an improvisasi sana sini. Hasilnya, Tambah ancur ato bisa aja sukses. Tinggal dipikir konsekuensi paling minimal, habis itu baru deh, hajaaaaar... Jika memang bener2 mentok ya berarti emang ...

Extrovertly Galau?

Socmed sekarang dah banyak. Facebook, tumblr, twitter, blogger... Kebanyaken akun, kebanyaken password. Pusing. Kalo cuma punya satu password. Kena hack satu, abis semuanya. Saya punya beberapa akun. Dan ada bbrp mutual friend yang saya punya di kesemua akun itu. Yang paling happening di kesemuanya sementara ini adalah twitter. Di timeline saya lengkaplah.. Dan lumayan berimbang sementara ini. Akun berita, selebtuit, seleb beneran, tokoh agama, juga akun temen2. Tempat kedua buat nyari informasi selain google buat saya. Tempat nulis macem2, tempat curhat kilat. dan yang paling menarik, kita bisa ngejudge singkat mood orang dari tuit2 yang dia tulis. Mood dominan yang ada di timeline itu mood-mood galau Jujur saya saluuut banget sama temen2 yang bisa ngobral kegalauannya di twitter. Entah mereka beneran galau atau emang 'pura-pura' galau. Bahkan yang sebenernya gak galau pun, gara2 dia cuma ngutip cuplikan lagu pun langsung disamber heboh sama yang lain. Terus kita ber...

Judulnya Apa Ya Enaknya?

Seorang kawan mengirim pesan via Message Facebook.. "How's your life, ki?" Saya jawab, "wonderful!" Lalu kami mengobrol apa saja.. Kegiatan pas weekend, tempat2 bagus di Bukittinggi dsb Sebenernya saya juga heran kenapa saya seneng2 aja.. Hidup saya sekarang datar2 aja. Sangat datar. Jauh beda ketika kuliah dulu. Saya heran kok bisa pas ngampus ada aja yg dipikirin, pergi ke sana kemari, ikut kegiatan ini itu, kuliah entah gimana kabarnya, disewotin senior, dimarahin pejabat, bolak balik sekre, dan MAIN kesana kemari.. hahahaa... Iya, akademis saya emang selalu mengalami penyusutan. Tapi saya bener2 menikmati jaman2 di kampus beserta ribet2nya. Saya inget, dulu ada temen saya pernah bilang kalo dia sudah tidak sabar untuk kerja.. Lah,apa yang ditungguin si? Kerja kan monoton, oke, di samping dapet gaji sendiri sih... Ketika tingkat tiga,kegiatan di luar perkuliahan sedikit. Tapi tetep,bukannya serius kuliah saya malah memperbanyak main.. *istighfar* Sa...

Growing Old is Scary!

Malem minggu saya menonton Pixar Shorts Film. Ada satu scene yang menggambarkan kakek2 sedang bermain catur. Saya ketawa2 aja, soalnya memang short filmnya dikemas lucu dan menghibur. Adegannya bercerita si kakek sedang bermain catur sendiri dan enjoy banget. Tiba2 saya mikir, " saya takut jadi tua." Jadi tua berarti kita harus menghadapi segala kerepotan usia senja karena keterbatasan fisik. Pikun, susah jalan, badan kaku dan semacemnya.. Menjadi tua itu jelas ketika kita diberi umur panjang. Arrgghh, saya benar2 lagi kena sindrom takut-tua. Benar kata Gie," Beruntunglah mereka yang mati muda," >> lupa persisnya, intinya sih gitu Kalo menurut saya," Beruntung mereka yang memaksimalkan waktu mudanya dan nanti bisa menikmati waktu tuanya."

Quick Update

*bersihin debu2 di blog* kena gejala males nulis saya.. bener!! Saya lagi seneng. Jumat kemaren buku pesenan saya, biografi Steve Jobs nyampe di kantor dengan selamat. Ada catatan sih, kalo saya masih ngutang 3,2k ke toko buku online-nya. hahahaa.. Moga2 saya dapet inspirasi buat beli buku lagi sekalian bayar utang..  Yah, habis gimana, saya order buku itu pas harganya masih fluktuatif. Sapa yang tau kalo harganya tiba2 dinaikin. Targetnya, seminggu kelar, seminggu kemudian udah bisa saya review Saya lagi deg2an. Akhirnya saya (hampir) punya barang yang selama ini saya pengeeeeen banget. Pas, saya kasi tau bbrp temen saya tentang rencana beli barang ini, mereka gak kaget (keplak Tyas sm Reza). Katanya, lah semua orang juga udah pada tau kalo kamu mau beli ki.. Pas kamu beneran beli ya biasa aja jadinya. Bagooooosss! Saya lagi homesick. Iya, saya lagi pengen pulang banget. Telponan sama rumah...Yang adek saya lagi belajar nyiapin ujian akhir (lebay, adek saya itu males banget b...

Jalanmu bukan Jalanku

Life happens. Saya yang dulu mungkin tidak seperti saya yang sekarang, saya ngerasa itu. Kemarin, setelah sekian lama saya buka kembali halaman wajah saya di site (orang2 lebih sering nyebutnya sih facebook). Selain karena tuntutan pekerjaan (tsaaah),dimana2 ada beberapa hal yang cuma terposting di forum angkatan dan bukan di website resmi instansi, ya mau gak mau saya buka kembali akun saya. ternyata as time flies,saya sudah berteman-tanpa-sadar dengan beberapa orang, salah satuny adalah teman SMP saya yang notabene termasuk lost contact, padahal waktu SMP kami lumayan dekat (istilahnya Frenemies, teman sekaligus rival). terdengar childish sih emang.. basa basi menyapa dan kami mulai bercerita. Sudah bukan bercerita bagaimana ulangan2 atau nilai berapa tapi sudah bercerita tentang hidup kami belakangan ini. Saya bercerita singkat tentang status calon PNS saya,pengangkatan,kelulusan, kuliah dsb. Tidak seperti temen2 yang lain, dia gak terlalu kaget ketika tau penempatan saya di ...

Homey Home! (1)

Sekarang saya sudah ada di kantor (lagi). Saya pengen nulis tentang gimana mudik saya kemaren. hhaha. ini mudik-serius-pertama setelah saya berumur 22 tahun. Gimana enggak, biasanya saya mudik itu tinggal pesen tiket bus, jalan bentar ke ujung gang, naik bus, tidur. Voilaaa, tau2 udah nyampe rumah aja dong. Itu karena biasanya saya dapet libur lebih awal ketimbangtemen2 di kampus lain. Belum lagi faktor ketua kelas dalam melobi liburan kami ke dosen2 (ketua kelas saya selama 3 thun itu sangat outstanding ngelobinya). Nah,baru juga ngejogrokin diri di sini, temen saya itu langsung semangat dong cari tiket pesawat buat pulang lebaran. Padahal saya aja masih males ngapa2in. berhubung saya malesan ya, jadinya nitip pesenin aja. Akhirnya, setelah seminggu menggalau gara2 tiket pesawat, akhirnya kami mengefixkan diri (bahasa mana ini deh) buat reserved. Planned : Padang -- Jakarta : Lion Air, 08.40, 591k              ...