Langsung ke konten utama

Extrovertly Galau?

Socmed sekarang dah banyak. Facebook, tumblr, twitter, blogger...
Kebanyaken akun, kebanyaken password. Pusing.
Kalo cuma punya satu password. Kena hack satu, abis semuanya.

Saya punya beberapa akun. Dan ada bbrp mutual friend yang saya punya di kesemua akun itu.
Yang paling happening di kesemuanya sementara ini adalah twitter. Di timeline saya lengkaplah.. Dan lumayan berimbang sementara ini. Akun berita, selebtuit, seleb beneran, tokoh agama, juga akun temen2.
Tempat kedua buat nyari informasi selain google buat saya.
Tempat nulis macem2, tempat curhat kilat.
dan yang paling menarik, kita bisa ngejudge singkat mood orang dari tuit2 yang dia tulis. Mood dominan yang ada di timeline itu mood-mood galau

Jujur saya saluuut banget sama temen2 yang bisa ngobral kegalauannya di twitter. Entah mereka beneran galau atau emang 'pura-pura' galau. Bahkan yang sebenernya gak galau pun, gara2 dia cuma ngutip cuplikan lagu pun langsung disamber heboh sama yang lain. Terus kita bertanya-tanya. Ada apa gerangan sama orang ini? Bertengkar sama pacarnya? Putus?
Padahal ternyata yang bersangkutan lagi ketawa2 aja sama pacarnya. :D
Yang seru adalah kalo ada temen yang kesehariannya tough banget eeeh twit2nya galaaaau terus. Berasa twitter kayak semacem alter ego. Pelarian dari kepribadiannya yang lain.
Kalo gak bener2 kenal sama orangnya, kita bisa salah sangka juga kalo cuma ngejudge kepribadian orang dari apa yang dia tuit.
Berani bergalau itu kadangan oke loh. Asal gak lebay.

"ah kiki gak keren. gak pernah ngetuit galau." >> sering banget nih saya denger.
Huahaha, ini mah pure gengsi aja kawans! Percayalah, sebagai orang koleris-sanguinis yang kolerisnya dominan banget, bakalan susah saya disuruh ngegalau di socmed.

Saya emang jarang secara sadar ngetuit galau. Kalaupun galau yah paling cuma sebates kalo lagi kangen2 aja sama temen2. Pada faktanya saya gampang loh terpancing galau dari apa yang terpampang di timeline,cuma gak saya terusin aja update tuitnya. Galau karena love-matters? Jelas iya lah, manusiawi banget kan.Percaya deh, bukan saya gak bisa ngetuit galau. Tapi emang belum mau aja.
Ego saya masih tinggiiiiiiii banget buat ngetuit galau2. Semacem ada perasaan "ih cheesy banget kalo ngetuit2 beginian". Tapi saya sangaaaaat menghargai orang yang emang beneran lagi galau di twitter.. Orang yang tuitnya itu puk-puk-able banget.
Lucunya, kalo saya lagi pengen ngetuit galau, saya liat2 dulu peredaran orang2 di timeline. Jika situasi aman, barulah saya ngetuit. Hhahahaaa. Ini termasuk kategori behave-while-twitting ya?
Ah, yang penting kan ngetuitnya masih jujur.. Bukan pencitraan. :D

Sementara ini, saya masih punya media lain buat bergalau2 kok. Lumayan efektif loh kalo kita mau memanfaatkan quality-time abis sholat. Gak jadi galau deh. Alter socmed yang lain buat galau punya juga, tapi jarang saya pake. Masih belum perlu lah obral-galau di socmed.

Tapi nanti jika suatu saat saya kedapatan sedang menggalau, tolong dibantu yaaa~~ :D

Komentar

  1. aku ngegalau di blog aja deh. Aku gak suka galauku dibatasi 140 karakter...

    BalasHapus
  2. beneeer. dan dibaca banyak orang???
    gengsiiiii
    *koleris sejati*

    BalasHapus
  3. moso...galau koq minta dibantu riz..???:P

    BalasHapus
  4. iyalah dibantu..bukan disamber doang, apalagi dibully tweetnya..

    BalasHapus
  5. uhuk.. kok ngerasa tersentil ya tentang galau2 di twitter itu. hehehhe
    lama ga mampir di sini apdetannya banyak bener ya..
    :D
    dan selamat untuk ipad barunya

    BalasHapus
  6. bok... gue juga koleris sejati banget.. tapi galau teteup jalan. wkakakakakka... btw. word verificationnya ilangin dong.. hiks :'(

    BalasHapus
  7. .amel
    jiaahh,pake disebut barangnyaa.. sstttt!
    iya mel, sekalinya rajin ya gitu.. jadi banyak apdetan

    .diajeng skaa
    ak koleris yang gengsinya gede mbak... hahaaa.. dan belum cukup muka-badak buat ngetuit aneh2 ato ngetuit nyinyir banget,,, hihiii..
    lah,ak gak sadar ada word verification-nya..

    BalasHapus
  8. yes. i mean it, riz. and i think i'm quitting twitter and migrating to blogger. in blog, tidak ada lagi ituh batasan 140 karakter. hehehe

    BalasHapus
  9. hapus akun? gak perlu sefrontal itu kali ya ded.. divakumin aja.
    *masih inget mesti folo 3x gara2 yg punya akun labil -_____-"*

    BalasHapus
  10. bukan, riz, bukan. gak hapus kok. aku ndak selabil itu lagi. i'm cured. hehehe. aku meninggalkan akun itu supaya tetep bisa meng-kepo timeline. hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Day Off 1

Set of Place : Office, Boarding house, Minangkabau Airport, Soetta Airport, Momon place Set of Time : Friday, 16th of March ============================================================================== If you check your calendar maybe you've noticed that there's so much red in this year. Furthermore, those red marks remain in  Friday or Monday. One word. Epic. Sooo, like another routine worker, i did underline some and arranged when i would take my days off (what called "cuti" in Eng bdw?). First thing first, I told my co-workers ( or colleagues? oh whatever... ) about my off. Everything's okay so far. There's someone that would cover my works when i was out. And then, checking whether there were another one that took days out like me at the same time (you know, there is a rule that max.2 persons each office that can apply days-off) . None! Oh yeaahh... How about my boss?? Ohh, there was nothing to worry about. As long as, my works were done before ...

Dirty Little Secret

Have you ever feel like you wanna across beyond the boundaries? Morale or religious way? Sometimes, i think about how it feels when you committed some crimes or sins? Gathering my scrap mind, I would like to recap some of my darkest thought i ever had (please forgive me,God *istighfar2). Getting drunk : It's horrible sin even worse than raping or murdering (because it is source of other horrible bad actions). Sometimes, I think how it feels when I'm getting drunk. I mean that you will lost your consciousness right. So what most embarrassing-thing  you can do? And what vodka/ martini tastes does like? I get my body trembling when i think of it. Can it be any worse than you lose control to your mind yet your body because of getting drunk? Murdering. Can i commit perfect crime without any witness and proofs? What possible trick to lose track of any evidences? Yes, i blame my conan or mystery-novels i ever read by thinking those stupid thing. But, no worries. I...

What Do You Think?

Feminism is a collection of  movements  aimed at defining, establishing, and defending  equal  political, economic, and social rights for women. -- wikipedia Kalo dilihat dari pengertian di atas, paham feminisme berkembang karena dulunya kedudukan kaum perempuan sangat tidak dihormati. Renaissance di Prancis tidak hanya membuka paham baru mengenai filsafat dan paham pemerintahan demokratis namun juga membuka pandangan baru mengenai social rights bagi kaum perempuan. Kemudian,di Indonesia dikenal dengan munculnya pergerakan wanita dimulai dari Era Kartini disusul dengan Dewi Sartika. Thanks to them, saya bisa bebas bersekolah setinggi yang saya mampu. Saya masih ingat, ada seorang teman yang menganggap saya termasuk sebagai feminist. Melongo dan kaget. Kok bisa?? Mikir lagi, emang saya udah ngelakuin apa aja?? --thinkhard Sejujurnya saya agak miris loh, ketika banyak perempuan cerdas yang lupa kewajiban mereka sesungguhnya. Mereka yang memandang enteng profe...