Langsung ke konten utama

Courage

Hello again!

Sudden thought came up this evening, as i grow older (and maybe unlikely wiser or maturer) i became less courage to speak up what i feel. I dunno that is because I am an introvert one (introvert would not wrote this, like seriously) or i kind of conscious about what people perceive who I am. Maybe that is why i am more comfortable to write this on blog instead ranting here and there on my socmed. Anyway  speaking of which, do that mean i am not completely honest being myself? Or just simply i want to keep inside not to share to others? I think that is not pretentious.
Some people grew up being judgemental for which I don't respect at all. As much as I want to ignore those person, a tiny little part about what they said would bug any part of my head, is it? 
Well,except wishing for happiness for me and closest people around me, I also hope that God will give me more courage. Courage to speak out what I feel, courage to admit my mistakes, courage to do what i love even when the whole world tells me that i shouldn’t.


PS : yes, this blog has not died yet, i am just being moody to write or what not. And believe me I try to write this on bahasa but came up lame so yeah..

Komentar

  1. thought it was dead but it is not. Alhamdulillahilladzi bi ni'mati tatimmus shaalihat

    BalasHapus
  2. some people are indeed judgmental, using their own yardstick to measure others, judging a journey with their own shoes. But they will never identify their ignorance when no one speaks up.
    I know you to be an admirably acute person, Riski. I hope that courage stays with you. ;)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

What Do You Think?

Feminism is a collection of  movements  aimed at defining, establishing, and defending  equal  political, economic, and social rights for women. -- wikipedia Kalo dilihat dari pengertian di atas, paham feminisme berkembang karena dulunya kedudukan kaum perempuan sangat tidak dihormati. Renaissance di Prancis tidak hanya membuka paham baru mengenai filsafat dan paham pemerintahan demokratis namun juga membuka pandangan baru mengenai social rights bagi kaum perempuan. Kemudian,di Indonesia dikenal dengan munculnya pergerakan wanita dimulai dari Era Kartini disusul dengan Dewi Sartika. Thanks to them, saya bisa bebas bersekolah setinggi yang saya mampu. Saya masih ingat, ada seorang teman yang menganggap saya termasuk sebagai feminist. Melongo dan kaget. Kok bisa?? Mikir lagi, emang saya udah ngelakuin apa aja?? --thinkhard Sejujurnya saya agak miris loh, ketika banyak perempuan cerdas yang lupa kewajiban mereka sesungguhnya. Mereka yang memandang enteng profe...

Catatan Weekend (part 2)

Setting : hari Minggu Aktivitas : masih leyeh2, browsing sana sini plus nyuci (udah pas hari kelima dari ritual nyuci 4 harian, *penting) Menjelang siang, sesuai rencana, kami mulai hunting hape gsm flip. Tapi, kami bertiga (saya, Mbak Ika, Kak Richo) sama2 galau antara beli-hari-ini-atau-enggak. Berhubung niatnya emang cuma hunting jadi ya harusnya tanpa beban kan. Mulailah memasuki satu per satu gerai hape di sepanjang jalan kampung cina yang sudah saya survey sabtunya. Di perjalanan mereka lagi2 pengakuan dosa kalo lagi tergiur hape android yg SGS 2, PSP, plus DSLR Nikon. Tampaknya yang masih waras emang cuma saya. Di gerai hape sih emang masih liat2 plus tanya2 aja. Gak ada gelagat mau beli. Standar ditinggiin, kami ke gerai Global Teleshop sama gerai OkeShop. Rencananya liat2 aneka rupa android plus BB Playbook. Barang inceran mereka lagi gak ada sayangnya. Akhirnya terdampar ke gerai hape lumayan gede di antara dua gerai hape global n okeshop tadi. Ternyata, ADA SAMSUNG F...

MOVING!!

Yep, literally saya pindah seksi di kantor. Yang tadinya di bagian Umum sekarang pindah ke Bendum. Tupoksinya nerima, nyatet, ngelaporin penerimaan negara via pos. Rasanya? Gimana ya, seneng2 sedih si sebenernya. Senengnya : Punya tupoksi yang jelas. Kalo dulu di CSO, saya gak begitu bertanggung jawab kalo ada apa2 di kantor. Secara tanggung jawab saya ngurusin aplikasi2 satker yang bermasalah. Sekarang saya dikasih wewenang ngurusin penerimaan via pos. Nah kalo segala penerimaan via pos bermasalah entah di pencatatan ato pelaporannya ya lari ke saya. Atasan yang ngerti dan mau turun langsung ngebantuin anak buahnya. Ada juga ka selentingan denger2 kabar dari temen2 lain yang punya bos-semau-gue-taunya-beres. Akibatnya,temen2 saya itu jumpalitan deh di grupchatting ato forum angkatan nanya ini itu. Kalo saya? Tanya bos, langsung deh digeber sama aturan2nya sekalian. *dance* Lokasi kerja saya di tengah kantor. Memudahkan kalo lagi pengen bersosialisasi. Kalo dulu mojok sendiri di...